dare to be kantor kedua klip mamaku nadia sambil masak kerja di rumah belanja bulanan pensiun diamond dare to be gabung

Rabu, 27 April 2011

5 Kegunaan Lain Biji Kopi

Biji kopi yang tadinya ingin Anda giling untuk dibuat minuman ternyata sudah tak lagi bagus? Jangan buru-buru membuat biji kopi tersebut. Biji kopi memiliki manfaat lain di dapur, antara lain;

1. Penghilang bau pada tangan
Setelah memotong atau mencacah bawang putih atau bawang bombay, biasanya aroma khas kedua bumbu tersebut menetap lama di kulit telapak tangan. Sudah dicuci berkali-kali pun, masih sering tersisa baunya. Coba ambil segenggam biji kopi kemudian gosokkan pada telapak tangan. Niscaya, bau bawang tadi akan menghilang.

2. Sebagai penahan lilin
Punya lilin tetapi tak memiliki tempat lilin cantik? Berdayakan saja vas bunga bening Anda. Isi vas dengan biji kopi secukupnya hingga bisa dijadikan tempat lilin berdiri dan tersangga saat ditaruh di dalam vas. Tak hanya akan menjaga lilin tetap berdiri, sekaligus mengurangi bekasnya, karena biji kopi akan menahan sisa lilin yang meleleh.

3. Penetral aroma
Kopi bubuk memang biasa ditaruh di pojokan ruang yang baru saja dicat, gunanya untuk menyerap aroma cat yang sering membuat kepala pusing. Kopi punya daya guna sebagai penetralisir aroma. Saat Anda berencana berbelanja parfum dengan aroma baru, coba bawa segenggam biji kopi dalam plastik kecil. Hirup aroma biji kopi tersebut di antara tes mencium aroma parfum.

4. Mengencangkan pori-pori kulit wajah
Seduh 2 cangkir biji kopi dalam ember berisi air panas. Setelah air menghangat, basuh wajah Anda menggunakan air tersebut. Dipercaya, air ini bisa mengencangkan pori-pori kulit wajah.

5. Memberi ruang di tengah kulit pai
Saat akan memanggang kulit luar pai, gunakan biji kopi untuk mencegah adonan menggembung atau menyusut. Lapisi bagian dalam dan sisi kue pai yang akan dipanggang dengan aluminium foil kemudian isi dengan biji kopi.

Sumber: Real Simple

Tempe - Sumber Protein dan Penurun Kolesterol

Jangan remehkan tempe. Makanan rakyat ini merupakan sumber gizi yang baik, mudah diserap tubuh dan harganya murah. Berapa banyak sebaiknya kita makan?

Tempe yang dibuat dari kedelai lalu difermentasi memakai jamur Rhizopus oligosporus ini ternyata sudah dikenal berabad-abad lalu, terutama dalam budaya makan masyarakat Jawa. Rujukan pertama mengenai tempe ditemukan pada tahun 1875. Saat ini tempe bahkan sudah mendunia seiring dengan migrasi orang-orang Jawa ke seluruh penjuru.

Khasiat tempe terhadap kesehatan sudah diketahui sejak zaman pendudukan Jepang di Indonesia. Pada saat itu para tawanan perang yang diberi makan tempe terhindar dari disentri dan busung lapar.

Menurut Prof.dr.Made Astawan, guru besar dari Institut Pertanian Bogor, tempe memang mengandung zat antibakteri penyebab diare. Tempe juga berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas untuk menghambat proses pencernaan dan mencegah berbagai penyakit, menurunkan kolesterol hingga mengatasi hipertensi.

Keunggulan lain dari tempe adalah bisa dikonsumsi orang dari segala usia. Menurut dr.Samuel Oetoro, Sp.GK, ahli gizi dari Semanggi Klinik, tempe merupakan sumber protein yang mudah dicerna tubuh.

"Protein dalam tempe sudah dipecah-pecah oleh kapang tempe sehingga protein, lemak dan karbohidratnya menjadi lebih mudah dicerna. Selain itu tempe juga mengandung serat," kata dr.Samuel yang ditemui disebuah acara peluncuran studi gizi nasional di Jakarta.

Kandungan serat dalam tempe cukup tinggi, yaitu sekitar 8-10 pesen. Hal ini berarti dalam setiap 100 gram tempe akan menyumbang sekitar 30 persen dari jumlah serat yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari.

Prof.Made dalam bukunya Kandungan Gizi dan Bahan Makanan menyebutkan, penelitian menunjukkan bayi dan balita yang menderita gizi buruk mengalami pertumbuhan berat badan setelah diberikan konsumsi tempe. Balita yang menderita diare juga lebih cepat sembuh dalam waktu singkat.

Konsumsi tempe 150 gram setiap hari selama dua minggu juga terbukti bisa menurunkan kolesterol total.

Rabu, 13 April 2011

Resep Ayam Cabai Hijau

Ayah ama Bunda mau masak apa ya hari ini??? Masak ayam aja…Gimana kalo Resep Ayam Masak Cabai Hijau. Ada yang bilang kalo ini salah satu kreasi dari Resep Masakan Padang (rendang) ada juga yang bilang ini Opor tapi versi pedes nya.

Kalo searching di Google banyak banget Resep Ayam Cabai Hijau. Naaah.... yang ini adalah kombinasi resep hasil searching di mBah Google yang dah di uji coba oleh para tetangga, dan hasilnya, Mmmm...........Mantaaapppppzzzzz....!!!!! Bahkan ada yang pe ngidam minta dimasakin ayam cabai hijau.


Nah........Bahan-Bahan Yang Diperlukan cukup Gampang dicari di pasar or warung terdekat
  • Ayam Kampung +- 1Kg, Kenapa Ayam Kampung? cos akan terasa lebih gurih.
  • Bawang Merah 8 siung
  • Bawang Putih 6 Siung (kalo yang gak suka aroma bawang putih bisa dikurangi)
  • Kemiri 2 butir (biar lebih gurih, tapi kalo gak suka gak usah make gpp)
  • Merica kira2 1/2 sendok teh (yg ini tergantung selera juga)
  • Kunyit +2cm (kalo suka juga bisa ditambah jahe sedikit)
  • asam jawa (3 butir trus dilarutin ke air sedikit air)
  • Lengkuas secukupnya
  • Daun salam 6 lembar, daun jeruk 6 lembar juga (biar wangi nya seger)
  • Sereh 2batang
  • tomat hijau 4 buah (tomat ijo yang kecil2 ya)
  • garam secukupnya (gak pernah pake takeran, tapi biasanya mulai dr 1 sendok teh, abis itu menyesuaikan rasa)
  • gula pasir 1/2 sendok teh aja (jd gak usah pake vetsin)
  • Naah......ini dia yang bikin Mantap n ketagihan buat masak lagi.......Cabai Hijau n Cabai Rawit. (aku biasanya pake cabe ijo nya 2ons n cabe rawit nya 1 ons). tapi kalo bukan penggemar pedes, cukup pake cabai hijaunya aja sesuai selera.
  • Santan Kental (santan yang pertama diperas tanpa tambahan air) kira2 600ml.
Bikin Bumbu nya
  • Biar Praktis bawang merah, bawang putih, kemiri, merica, kunyit n jahe nya diblender aja
  • Cabe hijau n cabe rawit nya di uleg kasar aja
  • Lengkuas n sereh di keprek biar keluar aroma
  • Tomat ijo nya dipotong2
  • daun salam n daun jeruk nya jangan lupa dibersihin
Naahh...sekarang cara masaknya:
  • siapain wajan/panci masak yang anti lengket aja, jd numis nya bisa langsung di panci
  • Panaskan minyak goreng dengan wajan/panci lalu tumis bumbu halus yg td dah diblender sampai harum
  • masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas n sereh lalu tambahkan garam dan sedikit gula
  • masukkan ayam ke dalam bumbu yd udah ditumis tadi (masak dengan api kecil n diaduk/dibalik biar gak gosong)
  • setelah kira2 5 menit masukkan air asam, cabe hijau n cabe rawitnya.
  • Nah......kalo kira2 ayam nya dah setengah matang masukkan tomat hijau yang dah dipotong2 tadi n santan kental nya.
  • jangan lupa ya di icipin dulu pas santennya masih agak banyak (jangan sampe keasinan)
  • masak terus sampe santennya menyusut or kering (sesuai selera bisa sampe kering or masih agak berkuah)
menu ini bisa tahan sampe 3-4 hari dengan penyimpanan dan pemanasan yang bener, kalo menurutku makin lama makin enak.

Selamat Menikmati