Minggu, 10 April 2011

Manfaat Kemiri

POHON kemiri memiliki tinggi 10-40 meter, daunnya bertangkai panjang dengan 2 kelenjar pada ujung tangkai, helai daunnya berbentuk bulat telur, bentuk lanset, dan hanya pada bagian pangkal bertulang daun menjari. Bunga dalam malai di ujung, bercabang lebar, bunga jantan di atas tangkai yang cukup panjang, sedangkan bunga betina kira-kira dua kali lebih berwarna putih kekuningan yang berjumlah 5 dan kelopak berjumlah 2-5, berbentuk bulat telur dan pada pangkal bersatu.

Buahnya buah batu, bentuknya bulat telur bola yang lebar dan berdaging. Bijinya berjumlah 1-2 dengan kulit biji yang sangat keras, berbentuk bulat agak gepeng, berpenampang 2-3 cm, warnanya hitam karena penyerbukan dan berlipat. Kemiri berasal dari Maluku dan kadang ditemukan tumbuh liar pada ketinggian 150-1.000 meter di atas permukaan laut.

Nama lain dari kemiri adalah kereh di Aceh, tanoan di kalangan masyarakat batak, kemili di Gayo, buah tondeh di masyarakat Minangkabau, kemiling di Lampung dan buwa kare di Nias. Di kalangan masyarakat Jawa dan Bali, kemiri juga akrab disebut buah derekan, orang Sunda menyebutnya muncang, dan disebut mere oleh orang Madura.

Khasiat kemiri adalah untuk mengobati buang air besar mengandung darah, diare, disentri, sakit perut, sembelit, demam, sariawan, sakit gigi, bisul, kapalan, rambut rontok, menyuburkan rambut.

Langkah pemakaian

Untuk buang air besar mengandung darah, gunakan 20 gram kulit batang kemiri direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum hangat-hangat.

Bila diserang disentri, gunakan 10 gram kulit batang kemiri direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum hangat-hangat. Sedangkan untuk diare, gunakan 20 gram kulit batang kemiri segar ditumbuk halus lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, saring dan airnya diminum 2 kali sehari. Setiap kali minum sebanyak 150 cc.

Bila mengalami rambut rontok, gunakan 60 gram daun lidah buaya, dikupas kulitnya, ditambah 30 gram daun mangkokan, ditambah 30 gram daun waru muda kemudian dihaluskan. Setelah itu, tambahkan 50 gram minyak kemiri hangat, aduk rata lalu dioleskan pada kulit kepala dan rambut hingga rata. Diamkan beberapa saat. Setelah itu, bilas hingga bersih.

Untuk memperkuat dan memperbaiki tumbuhnya rambut, gunakan 6 buah kemiri ditumbuk halus, tambahkan air secukupnya dan dimasak hingga mengeluarkan minyak. Gosokkan minyak tersebut ke kulit kepala dan rambut hingga merata. Lakukan 3 kali seminggu.

Bila menderita sakit gigi, gunakan 3 tetes getah daun kemiri dilumaskan ke bagian yang sakit. Lakukan sebanyak 3 kali seminggu. Jika anda mempunyai bisul, gunakan 10 lembar daun pukul 4, ditambah 15 lembar daun kangkung dihaluskan, tambahkan minyak kemiri dan minyak kelapa secukupnya. Aduk rata lalu dioleskan pada bisul. Lakukan 2 kali sehari.

Untuk mengatasi sembelit, gunakan 1 buah kemiri, ditambah 2 siung bawah merah, 30 gram daun urang aring, 10 gram kayu manis, 5 gram pulosari, ditambah 6 gram adas, setengah sendok teh garam, dihaluskan lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Saring dan airnya diminum 2 kali sehari. Setiap kali minum 200 cc.

Bila mengalami demam, gunakan minyak kemiri secukupnya, lalu tambahkan 15 gram akar pulutan direbus dengan air secukupnya hingga mendidih. Kemudian minum ramuan saat masih hangat. Ada baiknya lakukan pengobatan ini secara teratur dan untuk penyakit berat disarankan untuk tetap berkonsultasi ke dokter.

*dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar